S
ahabat merupakan insan yang terhampir dengan kita setelah ibubapa dan adik beradik.mereka tempat kita bergembira dimasa suka dan juga menjadi tempat mengadu rasa dikala duka.Sesungguhnya sahabat itu insan yang perlu dihargai sebagai tanda setia kawan.perumpamaan sahabat itu ibarat cubit paha kanan, paha kiri terasa sakitnya. Adakalanya sahabat itu menjadi musuh kita sekiranya kita tersalah memilihnya.Maka seharusnya kita mengetahui ciri-ciri sahabat yang sejati sebelum memilih untuk dijadikan teman seperjuangan.
12 Sifat SAHABAT
1. Jika engkau berbuat bakti kepadanya, ia akan melindungimu
2. Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan
membalas baik persahabatanmu itu
3. Jika engkau perlukan pertolongan daripadanya berupa wang dan
sebagainya ia akan membantumu
4. Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, ia akan
menerima dengan baik
5. Jika ia mendapat sesuatu kabajikan (bantuan) daripadamu, ia akan
menghargai atau menyebut kebaikanmu
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik daripadamu, ia akan
menutupnya
7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan daripadanya, ia akan
mengusahakannya
8. Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), ia akan
menanyakan kesusahanmu
9. Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, ia akan meringankan
kesusahanmu(membuat sesuatu untuk menghilangkan kesusahan itu)
10. Jika engkau berkata kepadanya, nescaya ia akan membenarkanmu
11. Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya ia akan membantumu
12. Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya ia lebih senang
mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan
{petikan "Bimbingan Mu'minin" Imam Ghazali}
Categories
- Adat Resam Melayu (2)
- dairy kembara (3)
- kalam taqwa (4)
- kisah pengajaran (2)
- mukadimah sughra... (1)
- pendapat (5)
- ranjau hidup ini (3)
- sajak (2)
- Titipan naluri (3)
Blog Archive
Label: ranjau hidup ini
Bismillah..
B
ertemu kembali kita dalam warkah siber ini.sudah hampir seminggu warkah ini disulami sawang-sawang maya.sudah seminggu juga saya ketandusan idea.entah tidak tahu untuk mengisi entry2 terbaru.sudah pastinya anda bosan dengan blog ini dan seharusnya saya memohon kemaafaan di atas kelalaian ini.
Kelalaian yang bukan saya cipta sendiri,bukan juga saya sengajakan tetapi adalah ketentuanNya.
Dua minggu kebelakangan ini saya dicengkam kesempitan waktu yang bersangatan.Kuliah- kuliah di universiti sudah rancak dengan muhadharah setiap hari dari pagi hingga petang.Seusai kuliah lebih kurang jam 3, pulang ke rumah dahulu untuk mengisi tangki perut yang kosong sambil merehatkan badan dan otak yang sendat diisi penuh ilmu.
Belum pun peluh di dahi kering, makanan di perut hadam..saya berkejar ke rumah johor untuk mengajar.Kelas yang bermula jam 7, saya di taklifkan untuk mengajar adik2 tahun pertama bagi madah nahu dan sorof..walaupun saya sendiri belum menguasai sepenuhnya madah itu..masih terkontang-kanting.Tetapi memandangkan amanah yang di beri..saya turutkannya jua..
Seusai mengajar yang saya ambil lebih kurang sejam,saya berkejar lagi ke kelas di haiyu asyir.Kelas faraid@miras bermula jam 8.30 yang saya ikuti seminggu lalu,tidak pernah saya ketinggalan kerana sangat menarik.Menarik dari segi pembelajarannya dan jua cara pengajarannya yang menggunakan sistem termudah.Sistem yang sangat mudah dalam menentukan fardu bagi waris tanpa memerlukan penghafalan kecuali dalil-dalil ayat Quran dan hadis nabi. sistem yang saya tidak pernah jumpa sebelum ini dan saya mengaku ia amat sesuai untuk kita sebagai pelajar.
"Pelajarilah ilmu al-faraid serta ajarkanlah, sesungguhnya ia adalah setengah dari ilmu dan ia akan dilupakan dan sesungguhnya ia adalah yang pertama kali yang akan dicabut dari ummatku". (HR. ibnu Majah dan DarunQutniy)Sesungguhnya ilmu faraid ini amat penting dalam kehidupan kita kerana ia memberi keadilan dalam menentukan harta pusaka terhadap yang berhak menerimanya.untuk syarah yang lebih terperinci saya akan bawakan dalam entry akan datang.
Begitulah kehidupan saya seharian..bukan seharusnya bahkan sewajibnya saya bersyukur diatas nikmatNya yang memenuhi serta memberkati waktu-waktu saya dengan perkara yang bermanfaat.
Label: ranjau hidup ini
Tempahan di hidang lalu di makan, sambil berbual. Perbualan kami sekitar pelajaran dan kehidupan di mesir ini. Ibrahim seorang yang suka berjenaka, menyebabkan kami tidak henti-henti ketawa. Katanya kedai ini pernah dikunjungi Abu Sufiyan dan lagi Abu Jahal serta Abu Lahab pernah bekerja di kedai ini. "Mentang-mentanglah baru belajar sejarah islam tadi.." bisikku dalam hati. Banyak lagi imiginasi yang dikhayalkan. Radhi mengeleng-geleng kepala,melihat kawannya yang seorang ini jauh berimiginasi. Rambutnya yang sedikit panjang di depan jatuh di atas dahi. Aku melihat jam di tangan menunjukkan angka 1.37 minit petang. Aku teringat janjiku dengan azmi untuk ke biliknya di Arma. To'miah di tangan aku habiskan lalu meminta diri untuk pulang dahulu. Selesai membayar, kami keluar dan berpisah di pertengahan jalan menuju destinasi masing-masing.
Label: ranjau hidup ini
